Search blog.co.uk

Menganggur dan Bekerja

by sempaja @ 2008-04-30 - 23:21:49

Adalah umum jika ada pertanyaan apakah anda sudah bekerja atau belum? atau dimana anda bekerja? Pertanyaan yang sangat manusiawi. Menurut data dari tahun 2007, angka pengangguran terbuka diperkirakan bertambah 12,6 juta jiwa. Dengan demikian, jumlah penduduk miskin diperkirakan mencapai 45,7 juta jiwa. Menurut Koordinator Tim Peneliti Prospek Perekonomian Indonesia 2007 Pusat Penelitian Ekonomi LIPI M. Tri Sambodo, angka itu berasal dari 1,6 juta pengangguran baru, menambah jumlah pengangguran yang sudah ada sebesar 11 juta.

Ia menambahkan, angka 1,6 juta pengangguran itu berasal dari angkatan kerja yang tidak tertampung oleh kesempatan kerja pada 2007 sebesar 1,4 juta orang. “Semakin besar angka pengangguran terbuka merupakan indikator meningkatnya angka kemiskinan,” ujar Tri di Jakarta, Rabu (27/12).

Dengan mengasumsikan pertumbuhan ekonomi mencapai skenario optimum yaitu 6,5 persen dengan tingkat serapan tenaga kerja hanya 218.518 orang untuk setiap pertumbuhan ekonomi sebesar satu persen maka lapangan kerja tersedia hanya 1,4 juta orang. “Mereka yang tak terserap terpaksa menganggur dan menambah angka pengangguran,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Mahmud Thoha mengatakan pemerintah seharusnya mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang paling banyak menyerap tenaga kerja.

“Penyerapan investasi atau Penanaman Modal Asing (PMA) terbukti rendah, karena itu ikutilah jejak Thailand yang bisa menjadi maju karena mengutamakan sektor UMKM-nya,” tegasnya.

Dijelaskannya, pemerintah bisa memenuhi target pertumbuhan ekonominya 6,5 persen pada 2007 dari UMKM, karena dengan pertumbuhan sebesar itu maka diperlukan rasio investasi terhadap PDB sekitar 30 persen.

“Jadi nilai PDB riil 2007 diperkirakan 1.967 triliun karena itu nilai investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 590 triliun, padahal nilai realisasi PMDN dan PMA hingga Oktober 2006 baru mencapai Rp 55 triliun,” Imbuhnya.

Sementara itu pembaca, dari web Sekretariat Negara RI dikutip bahwa angka pengangguran di Indonesia pada 2008 ditargetkan turun menjadi 8,9 persen dibanding 2007 yang masih 9,7 persen, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Budiono di Yogyakarta, Kamis. Seusai membuka rapat kerja nasional (rakernas) Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo);
ia mengatakan untuk mengurangi jumlah pengangguran maupun kemiskinan, pemerintah perlu melakukan berbagai langkah strategis seperti pemberdayaan masyarakat.

"Untuk mendukung pemberdayaan itu, pemerintah harus memfasilitasi dan menciptakan iklim yang kondusif," katanya.

Namun, banyak tantangan yang dihadapi pemerintah dalam mengupayakan langkah tersebut, terutama karena keterbatasan dana. "Karena itu, harus dipilih program prioritas, yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata dia.

Untuk itu, kata Budiono, pemerintah akan menciptakan iklim yang kondusif di sektor ekonomi makro dengan mengembangkan infrastruktur yang ada.

"Juga diperlukan intervensi pemerintah untuk memberdayakan masyarakat melalui penyaluran dana langsung ke masyarakat," katanya.

Ia menyebutkan tahun ini (2007) dana yang akan disalurkan pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat sebesar Rp500 juta setiap kecamatan.

"Untuk tahun depan diharapkan bantuan tersebut meningkat menjadi Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar," kata dia.

Pelik juga ya, ngurus ekonomi negeri ini, apalagi angkatan kerjanya.
Kuncinya, mungkin memberdayakan sektor UMKM itu tadi, supaya peranserta masyarakat cukup besar, dan tidak banyak menuntut formalitas. Tapi, semudah itukah pelaksanaannya, dan bagaimana cara masyarakat mengakses permodalan? sebuah pertanyaan yang perlu jawaban.


 
 

Ibadah zakat, hubungannya dengan ibadah puasa

by sempaja @ 2007-10-10 - 18:11:55

Assalamualaikum ww
Aku barusan dapat tausiyah, enak banget kiaynya memberikan. Aku pengen berbagi nih.

Zakat berfungsi membersihkan. Demikian mulanya disampaikan
Jika zakat harta membersihkan harta, zakat profesi membersihkan penghasilan, dan zakat fitrah membersihkan ibadah/amalan ouasa agar diri jadi fitri.

Fokus ke zakat fitrah yah...
Fungsi zakat fitrah yang pertama adalah membersihkan puasa kita dari perbuatan sia-sia.
Contohnya, melamun, baca bacaan yg tidak guna, melancong yg ndak tentu arah, dll.

Yang ke dua, membersihkan amalan puasa dari perbuatan yang menodai puasa, misalnya mengumpat, berkata2 kotor, nonton yang porno2, boong, dll.

Yang ke tiga, menyantuni fakir miskin, dan orang-orang yang tergolong 8 asnaf lainnya itu.

Kita sudah sangat mengenal fungsi zakat fitrah yang ke tiga, namun yang pertama dan ke dua maknanya sangat penting. Sebab, dengan melaksanakan ibadah zakat fitrah (2,5 kg makanan mengenyangkan per orang atau uang yang setara dengan itu) makan kita akan menjadi fitri, bersih suci lahir bathin sebagaimana layaknya bayi baru lahir. Jadi jika kita ingin meraih puasa yang berkualitas, tunaikan zakat sebelum 'deadline' nya. Sebab, rasul bersabda, barang sapa yang berpuasa karena iman, baginya Syurga.

Ayo buruan, mari kita maknai puasa kita dengan menyantuni tetangga kita, saudara-saudara kita yang harus kita perhatikan. Mari kita tunaikan ibadah Zakat fitrah kita.

Semoga ada maknanya bagi saudara-ku
wassalam

To my friend on legian beach

by sempaja @ 2007-09-01 - 09:23:14

im the hippies the afro wig
at home while homeless
the blowing ocean wind my caps
under bali sun the bird song
my breakfast in the 'banjar'
after the night on the pillow of sand
on the bridgeroom of nature hinterland
talking in native tongues of nepal speak
in the alley of 'sosrowijayan'

singing the white song wellcome
wellcome.. wellcome.. uuuuuh hhuuu
wellcome hippies al of continent to be
a sack is all i need, may be a 'batik'
shirt or not even that

I great you, before you depart from antartika...aaaaa...
just for nearest in

Hitch hiking monsoon
with wings of
conquering feet
...... (frogot....coz this is an old song of Chrisye, ml beloved singer)

Bentar lagi bulan puasa

by sempaja @ 2007-08-30 - 02:51:08

Bentar lagi puasa ni, apa ada yang perlu disiapkan?? menurut sebagian besar kaum muslimin, persiapan menjelang puasa banyak, antara lain membersihkan diri fisik dan mental. Yah.. kita memang sering menganggap momen-momen tertentu sebagai tempat berangkat dari sesuatu menjadi sesuatu. Bulan suci ini senantiasa dipandang sebagai tujuan, sehingga apapun adanya diri ini, bulan puasa itu harus disambut dan disiapkan. Namun, saya tidak melihat pentingnya bulan puasa sebagai suatu tujuan, melainkan bulan itu bermakna menyiapkan kita sebagai calon untuk terjun ke bulan2 lainnya (11 bulan berikutnya). Keliru-lah kita habis2an di bulan puasa, beribadah berzikir, dll., sementara di 11 bulan lainnya kita melupakan ibadah, dzikir, dll itu, atau intinya kita melupakan Allah...

Semoga makna bulan puasa sebagai tempat pelatihan, akan terasa sepanjang tahun berikutnya, Insya Allah, jika kita diberiNya cukup umur.

Hidup yang indah

by sempaja @ 2007-07-08 - 18:42:42

Sering kita berpikir bahwa hidup kita adalah tergantung pada diri kita. Benarkah sinyalemen itu? Bahwa hidup harus berupaya, dan melakukan ikhtiar-usaha, itu adalah hal yang benar, karena itu dimensi manusiawi,dan telah disebutkan dalam kitab suci bahwa manusia harus berusaha, dan tidak putus asa dalam berusaha dan berharap akan kemurahan Tuhan. Sebab itulah, jangan dilupakan, hidup kita dilingkupi pula dengan dimensi ketuhanan.

Dalam dimensi manusia, pikirkan bahwa hidup kita tidak pernah mati, dan kehidupan ini sangan tergantung usaha kita. Bahwa air yang mengalir ke hilir dapat kita usahakan berhenti dengan membendungnya, bahwa air yang di dalam tanah dapat kita keluarkan dengan menggali. Demikianlah, upaya kita akan membuahkan hasil, sebagaimana yang kita harapkan. Namun, ada kalanya hujan terlalu besar di hulu sungai, dan bendungan harus diselamatkan. Maka, pintu air kita buka, kemudian airpun mengalirlah. Ada kalanya pula, air terlalu cepat memenuhi bendungan, dan bendungan menjadi rusak. Demikian pula, ada kalanya kita tidak menemukan mata air dalam penggalian, maka kenyataan ini harus disikapi dengan berpindah lokasi mencari tempat penggalian baru. Untuk menyikapi suasana yang di luar perkiraan tadi, haruskah kita menyatakan kekecewaan yang mendalam? Memang perhitungan perlu, namun kepasrahan tentang mungkinnya terjadi kegagalan, harus pula diingat dan diyakini. Dalam hal inilah peran dimensi Tuhan harus melingkupi suasana hati kita, agar tidak kecewa, dan tidak putus asa.

Segala-galanya, sikapilah dengan kehendak yang kuat untuk berusaha, dan keikhlasan untuk menerima putusanNya, maka hidup ini akan indah. Kehidupan yang dipasrahkan semata atas usaha, atau semata atas putusanNya berarti kita melupakan dimensi kita dan Tuhan kita. Demikianlah... semoga bermanfaat

Comment me plzzzz...

by sempaja @ 2007-07-02 - 06:54:42

Hallo, pembaca

Berikan komentar yaa untuk blog ku ini.

wassalam

Hakikat Melanjutkan Sekolah

by sempaja @ 2007-06-30 - 09:40:20

Ingatkah kita sewaktu tamat SMA dahulu? saat itu cita-cita kita gantungkan setinggi langit, dan mencoba mewujudkannya melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru. Ya, kita mencoba menjadi mahasiswa agar mencapai level tertentu, lalu menjadi sarjana. Dengan bekal kesarjanaan ini kita mencoba meraih cita-cita yang telah kita gantungkan dahulu itu.

Setelah memasuki dunia kerja, sebagian cita-cita telah tercapai, tapi ada pula cita-cita baru, bahwa mengikuti program pendidikan pascasarjana adalah sebuah kebutuhan. Maka, berusahalah kita memasuki pendidikan pascasarjana, sebagaimana kebutuhan kita itu.

Pembimbing saya di s2 dulu pernah menanyakan kepada saya, apa tujuan saya sekolah? Saya menjawab: "saya ingin menambah ilmu melalui program ini" ya sebuah jawaban yang terkesan sekenanya. Namun jauh di lubuk hati terdalam saya, waktu itu pada hakikatnya saya lebih "minta diakui" daripada ingin "mendapatkan ilmu", sebab, dalam dunia pendidikan tinggi, seorang junior harus menunjukkan bakti kepada senior. Salah satu indikator senioritas menurut pengamatan saya waktu itu antara lain adalah bahwa "sang senior harus memiliki pendidikan lebih tinggi dari juniornya" sebab, ada juga pengajar yang berusia muda namun berpendidikan s3, maka dia dikategorikan senior.
Pembimbing saya nampak menunjukkan mimik keheranan. Menurut dia, bahwa ilmu yang saya miliki di s1 tidak lebih sedikit dibandingkan s2, bahkan katanya lagi, menurut teori dan praktek, yang namanya mencangkul adalah mengerjakan tanah dengan alat cangkul. Sejak zaman petani masih butahuruf, sampai ada petani yang s3 mencangkul ya tetap seperti itu. Jadi tidaklah benar jika pendidikan lanjut, s2 maupun s3 dapat memberikan tambahan ilmu yang signifikan bagi pesertanya, terlebih lagi bila peserta itu di dalam hatinya terkandung niat "ingin diakui" sepeerti saya tadi.

Pembimbing saya lebih lanjut mengingatkan saya, bahwa tujuan saya, orientasi saya melanjutkan pendidikan harus diubah. Dalam bahasa kekinian, paradigma saya itu konon menurut pandangan dia adalah keliru. Jika kamu selesai s2, maka seyogyanya kamu dapat menyederhanakan sesuatu yang rumit, dan memudahkan sesuatu yang sulit, (to simplified something complicated, to make easy something difficult). tapi, bila tidak, maka gagallah kamu mencapai tujuan itu.

Kini, saya sudah menyelesaikan s3. Sewaktu berdiskusi dengan ko-promotor menjelang promosi, beliau menanyakan hal yang mirip, katanya: "apa ilmumu bertambah setelah kamu s3 ini?" saya dengan tegas menjawab: "sama sekali tidak, prof". Yang saya rasakan memang ilmu saya tidak bertambah, sebab mencari ilmu itu ternyata bukan dengan maksud menambah ilmu, melainkan untuk mencarikan jalan bagi pengamalannya. S3 menurut hemat saya sama sekali bukan prestisius, tetapi amanah untuk membimbing siapapun agar memiliki pola pikir yang benar.

Semoga bisa saya wujudkan, pembaca, mohon didoakan.

title-2543793

by sempaja @ 2007-06-29 - 18:59:59

Dendrobium

title-2543788

by sempaja @ 2007-06-29 - 18:58:57

Phalaenopsis amabilis

title-2543731

by sempaja @ 2007-06-29 - 18:47:29

Cologyne asparata


 
 
:: Next Page >>

Footer

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.